Singapura

file-4.JPG

Sekolah Dasar Juara Entrepreneur

Semangat rombongan guru favorit patut diacungi jempol. Meski energi cukup terkuras, namun tetap terlihat ngotot untuk terus bisa menimba ilmu. Setelah melawat beberapa hari di Bangkok Thailand mengunjungi sekolah dasar Thairathwhithaya 75, rombongan guru favorit terbang ke Singapura. Sekolah yang dituju adalah Yangzheng Primary School. Apa kelebihan sekolah tingkat dasar (SD) di negeri Merlion itu?

***

Ada perbedaan mencolok antara sekolah di Singapura dengan sekolah-sekolah Indonesia, Malaysia ataupun Thailand. Apa itu? Salah satunya adalah terbatasnya lahan. Ini karena luas Singapura sendiri tidak lebih besar dari Cirebon. Hal ini pula yang terlihat di Yangzheng Primary School, sekolah dasar berlokasi di 15 Serangoon Avenue 3.

Akibat keterbatasan lahan itu, bangunan sekolah yang dipimpin Mrs Annie Chan dibuat bertingkat. Sehingga, sarana olahraga pun sengaja dibuat indoor. Seperti yang terlihat di lantai II, di mana terdapat ruangan sangat luas yang digunakan sebagai lapangan badminton.

Namun demikian, bukan berarti lahan nan sempit itu tidak berguna sama sekali. Pihak sekolah menyulap halaman yang terbatas tersebut menjadi kebun dan kolam ikan mini. Isinya tanaman “kampung” seperti jagung tapi dengan cara tanam hydroponik.

Melihat itu guru favorit versi pembaca Radar Cirebon yang terdiri dari Drs Suwandi MPd dan Drs Wirsad MPd (SMAN 7 Cirebon ), Drs Supardi (SMP Abu Mansur Plered), Drs Kardiyah, Cartam (siswa) MAN Sukra Indramayu, dan Sri Mulyati SPd (SD Cipondok Kadugede Kuningan) berdecak kagum.

Bila bicara soal fasiltas, sekolah ini memang lebih modern dari sekolah-sekolah yang dikunjungi sebelumnya. Maklumlah, sekolah yang didirikan tahun 1906 dan berkiblat ke China ini menjadi sekolah terfavorit di Singapura.

Menurut Mrs Annie Chan, banyak prestasi yang berhasil diraih sekolahnya. Salah satunya yang paling gres adalah juara pertama dalam bidang entrepreneur (kewirausahaan) se-Singapura.

Rombongan guru favorit berkesempatan diajak melihat dari dekat aktivitas belajar dan fasilitas sekolah. Guru Yangzheng Primary School yang menemani rombongan guru favorit dari Radar Cirebon, Rozalita dan Lenny Safarwati dengan senang hati menjawab berondongan pertanyaan yang diajukan.

Rozalita menjelaskan, selain diajarkan teori, siswa juga dituntut untuk menerapkannya (praktik). Seperti yang terlihat di sebuah ruangan kelas, beberapa siswa tengah asik membakar butiran gula berwarna-warni. Setelah itu, dengan menggunakan kipas berbatrei kecil, gula tadi ditaburkan di sebuah wadah yang dilapisi alumunium foil sehingga membentuk jaringan halus.

“Kalau di kita namanya harumanis,” kata Syahbana, manajer iklan Radar Cirebon, yang sedari tadi asyik memperhatikan.

Rozalita menjelaskan, untuk membuat siswa enjoy, selain disediakan fasilitas yang lengkap, pihak sekolah juga menciptakan ruangan kelas yang nyaman. Dinding dicat warna-warna cerah, begitu juga dengan kursi dan meja.

Lenny Safarwati menambahkan, walaupun modern, soal agama dan budaya Yangzheng Primary School tetap menjadikan prioritas utama. Ia mencontohkan penampilan sejumlah guru yang beragama Islam dibebaskan untuk berjilbab. (bersambung/4)

0 Responses to “Singapura”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




November 2006
M T W T F S S
    Dec »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Flickr Photos

6922

untitled

Coigach

More Photos

Top Posts


%d bloggers like this: